“Batin nan Balinduang”: Seni Menyimpan Risau Orang Minang Dahulu
Dalam mengarang pantun ataupun syair, mungkin orang harus memikirkan beberapa syarat. Mengutip...
Berpulangnya Utiah Monen: Sang Maestro Rabab Pariaman Terakhir
Kamis pagi 24 September 2026 waktu Leiden, saya melihat ada pesan dari Yeyen Darmawan, M.Sn. dari...
Wacana ‘Mengembalikan’ Kerinci-Sungai Penuh ke Sumatra Barat: Membaca Ulang Sejarah Kerinci hingga 1957
"Kembalikan kami ke Sumatra Barat." Kalimat itu terdengar seperti seruan pulang. Tetapi pulang ke...
Dilema Nagari Ulu Aia: Merajut Batu dan Menggadaikan Marwah di Tengah Gempuran Zaman
Sepucuk undangan peresmian Balai Adat Sigamak-gamak di Ulu Aia, Luak Limopuluah, belum lama ini...
Ternyata pada Kurun Tahun 1878-1879 di Koto Gadang Pernah Terjadi Kebakaran Hebat, Bagaimana Penduduk Mengatasinya?
Dalam buku yang berjudul ”Twee Jaren op Sumatra's Westkust” yang ditulis oleh Marius Buys terdapat...
Sya’ir Ziarah ke Batuhampar: Kontinuitas Sanad, Ilmu Qira’at, dan Resonansi Ordo Naqsyabandi
Terletak di tapal batas selatan Luhak Limo Puluah kini wilayah administratif Kabupaten Lima Puluh...
Perkara Bahasa dan Politik Penyangkalan/Pembenaran?
“Batas-batas bahasaku, berarti batas-batas duniaku” (“Die Grenzen meiner Sprache bedeuten die...
Dendam dari Bukit Jelutung
Namanya Ahmad Husein, enam puluh dua tahun, orang-orang memanggilnya Usin. Ia terduduk,...
Ironi Desil: Orang Miskin Harus Meyakinkan Negara Kalau Dirinya Miskin
Ada sesuatu yang terasa janggal dalam cara negara melihat kemiskinan hari ini. Orang miskin tidak...








