rundiang

Setia pada Ushul, Terbuka pada Furu’: Menelusuri Jejak Syekh Thayyib Umar Sungayang

Setia pada Ushul, Terbuka pada Furu’: Menelusuri Jejak Syekh Thayyib Umar Sungayang

Siapa tak kenal dengan Syekh Thayyib Umar Sungayang? Ulama besar yang mempunyai nama yang harum dikalangan orang Siak (baca: santri) di Minangkabau di awal abad 20. Salah seorang muridnya yang terkemuka ialah Prof. Mahmud Yunus, ulama dan tokoh pendidikan Islam Indonesia. Demikian harumnya, sampai-sampai generasi muda saat ini tetap mengenal namanya, bahkan diabadikan menjadi salah satu nama pesantren Modern, yaitu Pesantren Syekh Muhammad Thayyib Umar yang disokong oleh alumni-alumni Mesir masa kini, begitu juga muridnya tersebut yakni Mahmud Yunus telah pula dijadikan nama sebuah kampus PTKIN di Batusangkar / Kab. Tanah Datar.

Sawah Kagadangan Panghulu di Minangkabau dan semangat Anti-korupsi

Sawah Kagadangan Panghulu di Minangkabau dan semangat Anti-korupsi

Sawah Kagadangan adalah sebuah harta pusaka tinggi berupa lahan sawah yang khusus diperuntukkan kepada Panghulu untuk menunjang kegiatanya sehari-hari dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Panghulu sebagai pemimpin kaum. Secara filosofis fungsi utama Sawah Kagadangan adalah untuk mencegah seorang Panghulu mengambil hak orang lain dan untuk tidak berharap kepada pemberian orang lain. Disisi lain fungsi Sawah Kagadangan secara ekonomis adalah untuk menunjang Panghulu dalam menjalankan tugasnya sehari-hari dan juga untuk menafkahi keluarga Panghulu itu sendiri.

Iyut Fitra Berpulang, Gugur Sehelai Daun dari Pohon Sastra Indonesia

Iyut Fitra Berpulang, Gugur Sehelai Daun dari Pohon Sastra Indonesia

Dunia sastra Indonesia kehilangan salah satu penjaga sunyi. Penyair dan cerpenis asal Payakumbuh, Iyut Fitra (Zulfitra), berpulang ke rahmatullah di RS M. Djamil, Padang, Senin, 27 April 2026 pukul 15.26 WIB. Kepergiannya menutup satu jejak penting dalam konstelasi sastra Indonesia kontemporer, tetapi meninggalkan poetics of memory yang akan terus hidup dalam kata-kata.