Sebagai salah satu yang hadir pada Haul Tan Malaka di Pandam Gadang pada 22 Februari lalu, saya tidak merasakan kegiatan ini dengan gegap gempita, apalagi seperti kritik yang dibuat oleh bijinda kita, Azmi. Kritik yang menurut pikiran saya lebih bernuansa normatif dan...
Opini
Batang Agam: Etalase Kemajuan yang Berceceran Sampah Birahi
Payakumbuh sedang sibuk memoles wajah. Batang Agam dijajakan ke mana-mana sebagai kebanggaan, tempat orang pamer gaya di bawah terik matahari pagi. Tapi begitu malam datang, wajah molek itu luntur seketika. Di balik gelap yang sengaja dipelihara, Batang Agam berubah...
“Raso jo Pareso” di Tengah Riuh Globalisasi: Menjaga Marwah Nagari dari Hal-Hal yang Dianggap Sepele
Penemuan dua pasang pakaian dalam yang tercecer di kawasan Batang Agam, Kota Payakumbuh, pada Senin malam (23/02/2026), mungkin bagi sebagian orang hanya peristiwa kecil yang tak layak diperpanjang. Belum ada keterangan resmi, belum jelas pula asal-usulnya. Namun di...
“Manggantang Asok” di Pandam Gadang: Haul Tan Malaka, Teaterikal Elite, dan Kuasa Logika Mistika
Di Ranah Minang, kita sangat akrab dengan pepatah: "Rami baralek dek nan mudo, rami tapian dek nan gadih" (Ramai pesta karena yang muda, ramai tepian mandi karena para gadis). Namun, apa jadinya jika keramaian itu justru diatur oleh barisan pembesar kekuasaan, tepat...



