Kaji

Poetika Transendental Ulama Minangkabau: Manifestasi dan Interpretasi Sufistik dalam Tradisi Sya’ir

Poetika Transendental Ulama Minangkabau: Manifestasi dan Interpretasi Sufistik dalam Tradisi Sya’ir

Menatap geliat Sastra Minangkabau beserta segala riak dinamikanya membawa kita ke dalam gelanggang diskursus keagamaan yang cukup menarik dan juga memikat. Bermula dari para pujangga tempo doloe yang menggoreskan tinta emas pada khazanah kesusastraan Minangkabau, hingga generasi muda Minang yang lebat bersastra, merangkai prosa serta puisi penuh pendar pengabdian.

Jalan Tol Boleh Dibangun, Keadilan Tidak Boleh Ditinggalkan

Jalan Tol Boleh Dibangun, Keadilan Tidak Boleh Ditinggalkan

Boleh jadi, setelah tulisan ini dipublikasikan, saya akan menerima kritik, sanggahan, bahkan hujatan dan saya memahami hal itu adalah konsekuensi dari menyampaikan pandangan di ruang publik. Namun, saya berharap diskusi tetap berada pada substansi persoalan, bukan bergeser menjadi penilaian terhadap karakter masyarakat Minangkabau, lembaga adat, atau para niniak mamak.

Republik di Persimpangan Sejarah: Menggugat Privatisasi Kekuasaan dan Mistifikasi Demokrasi

Republik di Persimpangan Sejarah: Menggugat Privatisasi Kekuasaan dan Mistifikasi Demokrasi

Di tengah riuh rendah panggung politik nasional yang kian hari kian terjebak dalam pragmatisme transaksional dan teatrikalitas visual, masyarakat modern sering kali kehilangan kompas filosofis yang paling mendasar. Kita kerap merayakan pesta demokrasi secara prosedural (seperti pemilu berkala, pelantikan pejabat, dan perdebatan di media massa) namun lupa pada pertanyaan eksistensial yang mengalasi seluruh bangunan ketatanegaraan kita: apa sebenarnya yang sedang kita bangun, rawat, dan pertahankan dengan nama “Republik”? Apakah ia sekadar sebuah label administratif yang membedakan kita dari sistem monarki, ataukah ia sebuah komitmen etis-spiritual yang mendalam mengenai bagaimana sebuah bangsa mengelola takdir bersamanya?