rundiang

Sisa Marxisme 30 Persen: Mengapa Mantan Aktivis Kiri Seperti Hasan Nasbi Akhirnya Fikrah di Birokrasi

Sisa Marxisme 30 Persen: Mengapa Mantan Aktivis Kiri Seperti Hasan Nasbi Akhirnya Fikrah di Birokrasi

Menjadi aktivis kiri di kampus dan kompromistis begitu memegang kendali atas adik-adik sepertinya sudah jadi starter pack wajib sebagian mantan aktivis. Penasihat Khusus Presiden yang juga menjabat Komisaris PT Pertamina (Persero), Hasan Nasbi, secara blak-blakan menceritakan kembali nostalgia romantis perjalanannya berakrobat secara intelektual mulai dari penganut gagasan religius, berbelok drastis ke kiri ekstrem, hingga akhirnya berlabuh nyaman di pelukan birokrasi pusat.

Saya Dikeluarkan dari Sekolah Tempat Saya PPL karena Insta Story yang Saya Buat

Saya Dikeluarkan dari Sekolah Tempat Saya PPL karena Insta Story yang Saya Buat

Semua bermula pada suatu Selasa sore yang tenang, 14 Juli 2026. Melalui sebuah tulisan di Insta story, saya mengunggah sebuah refleksi pribadi mengenai arah pendidikan kita hari ini. Bisa disebut sebuah curhatan pendek yang murni berbicara pada tataran gagasan, tanpa menyebut satu pun nama sekolah, tanpa menunjuk satu pun hidung individu, dan tanpa berniat mengusik kedamaian instansi mana pun. Agar tulisan itu memiliki daya pikat bagi pembaca, saya menyertakan sebuah hook: narasi bahwa saya saat ini sedang menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Demokrasi Dibentuk Algoritma

Demokrasi Dibentuk Algoritma

Ada kebiasaan yang terus berulang setiap kali Indonesia memasuki tahun politik. Perhatian publik diarahkan pada siapa yang akan maju sebagai calon, berapa besar peluang kemenangan setiap partai, bagaimana hasil survei berubah...

Pengalaman Saya di Palembang

Pengalaman Saya di Palembang

Perbedaan yang Tajam Pada tanggal 15 Februari 1958 terjadi peristiwa bersejarah yang amat sangat penting di ranah Minang, yang mampu mengubah sejarah perkembangan kawasan ini pada masa berikutnya. Pada tanggal itu Dewan Perjuangan memproklamirkan berdirinya...

Manusia dan Dialektikanya

Manusia dan Dialektikanya

Saya terkesiap dengan preferensi aksi pemikiran seorang penulis islamis yang dikenali sebagai kritikus Tan Malaka. Sementara soal kritik hermeneutika atas pemikiran Tan masih belum memuaskan saya, belakangan ini, sepulang dari ranah Minang, ia mengartikulasikan ketidaksepakatan pada aksi-aksi mahasiswa. Ia memilih mendukung Prabowo ketimbang mengapresiasi upaya kritik mahasiswa pada kekuasaan.

Bapakku Mati Syahid, Kenangan Masa Kanak-Kanak

Bapakku Mati Syahid, Kenangan Masa Kanak-Kanak

Tulisan ini merupakan sebuah tulisan yang dimuat ulang, diperoleh dari buku “45 Kisah PRRI di Ranah Bunda: Tuah Sekata, Celaka Bersilang”. Kami menuliskan ulang tulisan ini guna sebagai upaya menjaga memori kolektif atas sebuah peristiwa penting bersejarah.