Bin Ocean seorang musisi asal Jorong Koto, Nagari Simalanggang, Kabupaten Lima Puluh Kota, mulai memperkenalkan karya-karyanya melalui jalur musik independen. Nama lengkapnya, Bintang Wahyu Ramadhan atau yang juga akrab disapa Acikoleh teman-teman dekatnya dan dikenal dengan nama panggung Bin Ocean, dirinya baru saja merilis sejumlah lagu yang berangkat dari pengalaman personal tentang relasi, kesepian, dan proses memahami diri sendiri. Melalui karya-karya itu, ia perlahan membangun identitas musikalnya di tengah aktivitas akademiknya sebagai mahasiswa.
Di samping itu, dirinya kini telah merilis dua single: “I Wish I Had a Home” dan “Feeling Blue.” Keduanya mengalir dari ruang refleksi personal yang intim, namun terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.
Dalam “I Wish I Had a Home,” Acik menuturkan kisah dua orang yang sudah sangat dekat, tetapi tak pernah berhasil mengubah kedekatan itu menjadi hubungan romantis. Ada jarak yang tak terlihat entah karena waktu, keadaan, atau keberanian yang tak pernah datang. Lirik “when you feel alone, talk to me” menjadi simpul emosional lagu itu, sebuah ajakan sederhana agar seseorang yang merasa sepi tidak menanggung semuanya sendirian. Ada harapan yang menggantung di ujung cerita jika tidak bisa bersama di kehidupan ini, mungkin di kehidupan lain.
Single keduanya, “Feeling Blue,” bergerak ke arah yang lebih reflektif. Lagu ini berbicara tentang proses mengenal diri sendiri seiring bertambahnya usia. Masa kecil, kata Acik, sering membuat kita percaya bahwa orang-orang akan selalu hadir menolong dan memahami. Namun waktu perlahan mengajarkan hal lain: kebahagiaan tidak bisa selamanya digantungkan pada orang lain. “The older you get, the more you learn about your life,” begitu potongan lirik yang merangkum kesadaran itu belajar berdiri sendiri, bahkan ketika tak ada siapa pun di sisi kita.
Dalam wawancaranya kepada Rundiang.id, Acik mengatakan, ”Lagu ini tercipta dari keresahan yang sudah dipendam sejak lama, dibantu oleh mentor sekaligus sahabat saya yakni Brian Rahmattio.” ucapnya Selasa (10/03/26).
Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi UPI YPTK Padang ini juga baru saja menuntaskan satu fase penting, yakni sidang akhir pada 4 Maret lalu. Di tengah dunia akademik begitu hectic, ia tetap memelihara ruang kreatifnya. “Ya inspirasi saya kalau soal bermusik ya Rex Orange County, kalau hobi bermusik sudah saya tekuni sejak SMP,” katanya.
Dari Simalanggang, Acik membuktikan bahwa musik indie sering lahir bukan dari panggung besar tapi dari kegelisahan yang lama dipendam. Kini, dua lagu yang baru saja rilis tersebut dapat didengar di Spotify dan juga YouTube Bin Ocean, selamat menikmati.