assalamu’alaikum / pak
dari kota yang di baliho
disebut tercinta
lalu ikut dipanggil Serambi Mekah
sampai Padang Panjang berdehem
Sastra
Poetika Transendental Ulama Minangkabau: Manifestasi dan Interpretasi Sufistik dalam Tradisi Sya’ir
Menatap geliat Sastra Minangkabau beserta segala riak dinamikanya membawa kita ke dalam gelanggang diskursus keagamaan yang cukup menarik dan juga memikat. Bermula dari para pujangga tempo doloe yang menggoreskan tinta emas pada khazanah kesusastraan Minangkabau, hingga generasi muda Minang yang lebat bersastra, merangkai prosa serta puisi penuh pendar pengabdian.
Sya’ir Dzawil Janahain: Rekam Jejak Ulama Minangkabau di Haramain
Dengan bismillah kalam dimulai
Berharap berkah tarikh dicurai
Manaqib ulama, imam dan labai
Dari Minangkabau, negeri yang permai
Ayah dan Ibu Menempel di Puisi Seperti Stiker
Matahari kedinginan
Aku mencarikannya selimut
Ke dada ibu
Ke dada ibu
Bapakku Mati Syahid, Kenangan Masa Kanak-Kanak
Tulisan ini merupakan sebuah tulisan yang dimuat ulang, diperoleh dari buku “45 Kisah PRRI di Ranah Bunda: Tuah Sekata, Celaka Bersilang”. Kami menuliskan ulang tulisan ini guna sebagai upaya menjaga memori kolektif atas sebuah peristiwa penting bersejarah.
Ambo Menjago Hak Milik, Ayek Berjihad di Ranah Pesisir
Tulisan ini merupakan sebuah tulisan yang dimuat ulang, diperoleh dari buku “45 Kisah PRRI di Ranah Bunda: Tuah Sekata, Celaka Bersilang”. Kami menuliskan ulang tulisan ini guna sebagai upaya menjaga memori kolektif atas sebuah peristiwa penting bersejarah.
Sebuah syair yang ditulis oleh H. Si Am Dt. Soda, cerita bersumber dari Salmawati.





