rundiang

Menyelamatkan Adab Generasi Digital

Menyelamatkan Adab Generasi Digital

Perubahan zaman tidak pernah bisa dihentikan. Teknologi terus berkembang, media sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, dan hampir setiap orang kini memiliki ruang untuk berbicara serta menampilkan dirinya kepada publik. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul tantangan besar yang harus kita hadapi Bersama, bagaimana memastikan ruang digital tidak menjadi tempat yang perlahan mengikis nilai, etika, dan karakter generasi muda.

Croonenburg, Pos yang Hilang di Muara Salido

Croonenburg, Pos yang Hilang di Muara Salido

Angin berkesiur dari sebalik rindang dan rapatnya dedaunan. Di muara, di tempat sungai memuarakan perjalanannya kepada laut, ombak berdebur di muara Salido, memiuh sesekali menghempas pada batu gadang. Suaranya datang dan surut, kadang tenggelam di antara desir daun, benturan perkakas, dan seruan orang-orang yang sedang memindahkan batang-batang kayu gadang dari dalam hutan.

Tutorial Pulang Kampung Tanpa Pulang

Tutorial Pulang Kampung Tanpa Pulang

Dari Padang ke kampung saya, anda akan menghabiskan waktu 2 sampai 3 hari perjalanan jika lewat Filipina, tapi kalau lewat Kayu Tanam hanya memakan waktu 2 sampai 3 jam saja. Kalau anda lewat Madagaskar justru lebih cepat lagi, hanya menghabiskan waktu sebatang rokok. Sebatang rokok yang tak dinyalakan.

Birokrasi Penakut: Ketika FTK, UIN IB Alergi terhadap Gagasan

Birokrasi Penakut: Ketika FTK, UIN IB Alergi terhadap Gagasan

Pada tanggal 19 September 2026, organisasi mahasiswa Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan sukses melaksanakan kegiatan “September Hitam” dengan tema “Membaca Luka, Merawat Ingatan”. Kegiatan ini memantik antusiasme yang luar biasa dari para peserta, sebuah capaian yang memuaskan untuk acara yang baru pertama kali diadakan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Vasily Malygin: Petualang Rusia, Selundupan Senjata, dan Perlawanan Rakyat Lombok 1893

Vasily Malygin: Petualang Rusia, Selundupan Senjata, dan Perlawanan Rakyat Lombok 1893

Dunia sekarang sedang menyorot Vladimir Putin, Presiden Rusia kelahiran St. Petersburg 7 Oktober 1952 yang konon terpancur ke dunia dari rahim seorang wanita yang dalam keadaan sekarat hampir dikubur secara massal oleh pasukan Hitler di tahun 1940-an. Bagi kebanyakan orang Indonesia, mungkin konflik Rusia-Ukraina yang sedang terjadi terasa jauh, dapat dikesan dari tidak adanya demo solidaritas untuk rakyat Ukraina sebagaimana sedang terjadi di banyak kota Eropa dan Amerika (termasuk Amerika Latin).

Riwayat Perjalanan Intelektual Rangkayo Chailan Sjamsoe Membela Hak Perempuan

Riwayat Perjalanan Intelektual Rangkayo Chailan Sjamsoe Membela Hak Perempuan

Nama wanita gempal yang duduk di tengah dalam foto ini adalah Rangkayo Chailan Sjamsoe Datoek Tomanggoeng (selanjutnya: [Rangkayo] Chailan Sjamsoe). Gelar ‘Rangkayo’ di awal namanya jelas mengindikasikan bahwa dia berasal dari kalangan berada dan terpelajar dari Minangkabau. Memang dalam masyarakat matrilineal terbesar di dunia itu, gelar ‘rangkayo’ hanya diperuntukkan bagi wanita. Sedangkan gelar ‘Datoek Toemanggoeng’ di akhir namanya adalah nama adat suaminya, Landjoemin Datoek Toemanggoeng, seorang intelektual Minangkabau dan penggiat pers pribumi di Batavia di awal abad 20.