Matahari kedinginan
Aku mencarikannya selimut
Ke dada ibu
Ke dada ibu
Ibu kedinginan
Aku mencarikannya selimut
Tiada kutemu
Tiada kutemu
Langit runtuh
Aku mencarikannya tonggak
Ke tulang ayah
Ke tulang ayah
Ayah jatuh
Aku mencarikannya tongkat
Tiada kutemu
Tiada kutemu
Aku demam
Ayah ibu menyelimutiku dengan seribu tuhan
Aku kaya raya
Tapi ayah ibu telah menjadi stiker
Ditempel orang-orang di kaca mobil
Oh, ayah ibu
Temani aku ke pasar malam
Aku takut bahagia sendirian

Penulis:
Zikri Almarhum
(Lahir di Canduang, Kabupaten Agam, dan masih hidup. Menyukai puisi dan gajeboh. Buku pertamanya “wifi di atas kuburan” terbitan JBS hanya tinggal berapa eksemplar lagi, buruan diorder sebelum habis tandas. (emot ketawa licik).)