Mengeja Saluak sebagai kuitansi, mengeja Gelar sebagai komoditas yang kelam.
Di mana pusaka bukan lagi beban, hanya label harga untuk membeli kursi. Kita berjalan di atas tanah yang sengketa, menyusun dusta di balik tumpukan kata-kata.
Mengeja Saluak sebagai kuitansi, mengeja Gelar sebagai komoditas yang kelam.
Di mana pusaka bukan lagi beban, hanya label harga untuk membeli kursi. Kita berjalan di atas tanah yang sengketa, menyusun dusta di balik tumpukan kata-kata.
JAM TANGAN
bagi seorang prajurit
detik adalah
peluru yang lepas
dari moncong senapan
tapi tak membunuh siapa pun
kecuali hari-harinya sendiri
bagi seorang ibu
detik adalah
langkah anak
yang menjauh dari pintu
tapi tak menuju mana pun
kecuali doa-doanya sendiri